Verse 1
Baby I apologize
I hate to strike at you the wrong way
My baby
By the way that you walk
I’m left with just something to say
Say baby
Pre-Chorus
I keep having visions in my dreams
You’re like a celebrity to me
Chorus
I’m Outta Control
I just can’t help myself
She’s got me trippin, trippin
Oo flippin, flippin
Outta Control
She’s so bad for my health
She’s got me hittin, hittin
Spinnin, spinnin
Outta Control
Verse 2
Baby girl you’re just so fine
With the tiniest smile I get so blown away
Yeah baby
I’m at the borderline
Every time we get close I feel kinda strange
Why baby
Pre-Choru
Chorus
Rap
Sabtu, 08 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
About V Factory
V Factory adalah lima cowok muda berbakat sebagai penyanyi dan penari, semuanya telah di kombinasi dengan musik urban hip-hop mereka yang unik dan tarian hip-hop yang electrifying.
Dengan musik hip-hop bertemu R&B dibuat secara adiktif dan V Factory telah menyelesaikan recording untuk album debut mereka untuk Warner Bros. Perusahaan rekaman yang terkenal dengan lagu Usher “Yeah!” dan Chris Brown “Kiss Kiss” dan semuanya tentang N Sync dan Back Street Boys. Bahkan lagu unik “She Bad” juga disertai bintang Bay Area Hyphy, E-40. “Kami tidak ingin hanya keluar sebagai grup pop biasa,” kata penyanyi utama V Factory, Asher Book. “Kami mau musik yang unik dan berbagai jenis. Kami mendengarkan musik hip-hop, jadi untuk mendapatkan E-40 dalam rekaman kami sangat gila sekali.”
Ditulis dan diproduksi tim top-notch seperti Kara DioGuardi (“Round and Round”), Twin (“Pump It,” “History,” “Treat Her Like A Lady,” “In It For The Love”), J. Marty (“Dem Hot Girls”), dan Soundz (“She Bad”), album yang telah datang mempunya sesuatu untuk semua orang, dari tough-edged beats yang sangat menyentuh, dan memberikan rasa pada pecinta musik dari semua umur. “Musik kita sangat beragam,” kata Nathaniel Flatt. “Itu sangat beragam seperti kita. Kami datang dari bermacam-macam latar belakang, tapi kami datang bersama dan itu sangat berkerja.”
Grup dimulai untuk koalisi di September 2006 saat Tommy Page — wakil ketua Warner Bros untuk A&R yang bekerja sama dengan bintang High School Musical, Ashley Tisdale dalam album debutnya— menemani Tisdale untuk latihan pertama untuk tur HSM. “Aku melihat penampilan Ashley dengan penari-penari muda yang diatur oleh Kenny Ortega,” kata Page. “Ashley dan aku sangat terkesima dengan Jared Murillo yang kelihatannya sangat nyaman di atas panggung. Aku pikir, ‘Wow, jika aku mencari empat cowok lain yang akan menyanyi dan menari seperti itu, kita akan memiliki grup yang keren.’” (Page tahu sedikit tentang grup pop, menghabiskan sepuluh tahun menjadi seniman) “Bagiku,” kata Page. “Jared adalah candi yang mengatur bar.”
Murillo, cowok dari Mapleton, Utah yang sekarang digemari karena eksisnya dia menjadi penari latar di HSM karena nationwide tour, dan HSM II, serta menjadi asisten koreografer dengan mengarang tarian “I Don’t Dance.” Lahir di Honolulu, Murillo pindah ke Utah dengan keluarganya saat dia berumur 4 tahun, mulai menyanyi di gereja saat berumur 5 tahun, dan mendaftarkan diri di kelas tari setelah itu. Saat berumur delapan tahun, muncul bersama Donny Osmond in Joseph dan Amazing Technicolor Dreamcoat. Pelatih kompetitif Latin Ballroom dan penari West Coast Swing , Murillo adalah pembentuk World and United States Champion, dan satu kali menduduki rangking pertama sebagai laki-laki penari ballroom dibawah duapuluh di Amerika Serikat. Saat tampil untuk acara pembukaan dalam Winter Olympics di Salt Lake City di tahun 2002, Murillo bertemu Kenny Ortega, yang menaruhnya di HSM. “Aku hampir tidak mendapatkan audisi karena aku sangat bersangkutan dengan tari ballroom, kata Murillo.
Penyanyi Hollywood muda bernama Eric Vetro, Page dikenalkan oleh Asher Book — pemuda karismatik dari Arlington, Virginia, yang mendapatkan casting call untuk produksi teatrikal Disney’s Beauty and the Beast. Pemain Chip the Teacup, Asher pergi ke Amerika Serikat dalam tur dengan pertunjukan untuk dua dan seperempat tahun, menjadi sangat populer dengan penggemar karena bermain karakter yang lebih lama daripada aktor-aktor lain.
Tak hanya tertarik dengan akting, (Asher juga termasuk dalam film original ABC Family, Pop Rocks, Nickelodeon’s Zoey 101, dan Come Away Home), Page juga tertarik dengan upbeat personality dari Asher dan keramahan Asher pada semua orang. “Aku tahu secepat mungkin dia adalah satu-satunya untuk berlabuh di grup,” kata Page. Untuk bagiannya, Asher berkata setelah fokus di akting, menyanyi dengan V Factory membuatnya merasa sangat komplit. “Aku dapat di atas panggung dan tampil dan melakukan apa yang aku lakukan tiap harinya. Mengapa kau mau melakukannya?” kata Asher sambil tertawa. “Dan faktanya, aku dapat melakukan semua ini bersama empat cowok ini yang sangat menyenangkan dan rendah hati, ini sangat keren sekali. Aku dan Wesley adalah teman sekamar dan kami sangat mengerti satu sama lain. Kami berdua sangat suka untuk hidup di saat bersamaan.”
Cowok tampan, Wesley Quinn, dari Greenville, South Carolina, adalah cowok termuda dan yang paling suka bersenang-senang. Dia dianggap sebagai kutu pertunjukan saat berumur enam tahun setelah mengikuti tari resital adik ceweknya. “Aku memberi tahu orangtuaku jika aku sangat ingin melakukannya,” katanya. Wesley menjadi pelatih tari saat berumur 11 tahun (“Aku dari Selatan, jadi aku sudah tujuh tahun terompah,” katanya), mengikuti dari pelajaran menyanyinya. Wesley, yang mengakui suka menjadi pusat perhatian, sangat senang jika masuk di V Factory karena “Aku suka menghibur orang, tak peduli siapa itu. Itu sudah dalam darahku, aku harus melakukannya.”
Cowok lain yang menari sudah dalam darahnya adalah cowok penari jalanan dari Philadelphia, Pensylvania, Nick Teti yang diketahui sebagai Nicky T, yang baru memulai teater musikal di SMU dan setelah itu harus belajarr tari di kuliah. “Aku tahu aku mau menjadi performer yang baik, aku harus memelajari semuanya untuk menari,” katanya. “Aku adalah penggemar berat Justin Timberlake. Jadi, aku selalu memelajari tarinya di video, ke kaca, mencobanya, memutar kembali videonya, ke kaca lagi dan mencobanya hingga aku bisa. Itu adalah caraku belajar menari.” Dia dianggap sebagai pekerja keras dalam grup. “Aku adalah satu dari semua cowok itu yang berpikir dulu untuk melakukan sesuatu, fokus hingga aku benar-benar melakukannya.” Katanya. Dia adalah motivator. “Aku adalah sesorang yang selalu membuat mereka kembali ke jalan mereka saat mereka lelah. Aku adalah cowok yang selalu mendorong mereka.”
Akhirnya, kita mendapatkan Nathaniel Flatt, yang sangat terinspirasi untuk mewujudkan mimpinya sebagai performer setelah mengikuti Peter Pan di tempat kelahirannya, Cokeville, Tenesee, di umur 5 tahun. “Aku ingat saat aku berpikir bagaimana cowok terbang,” katanya. Sebagai perhatian yang termuda, Nathaniel memulai akting dan menemukan jalan menuju teater musikal, yang sangat mendorong Nat untuk memelajari tari dan tarik suara. Tak lama setelah pindah ke Los Angeles, dia ikut kampanye besar dengan Target, mengikuti iklan untuk Sony, Heinz, dan Disney Channel. Personil yang paling bijaksana sangat senang mengikuti V Factory karena “Itu adalah sesuatu yang sangat berbeda,” katanya. “Aku pikir, itu dapat menjadi sesuatu yang sangat keren. Aku sangat terinspirasi dengan cowok-cowok itu tiap waktu.”
For more information, contact:
National: Brian Bumbery at Warner Bros./Reprise Records Publicity
(818) 953- 43203/ brian.bumbery@wbr.com
Tour Press: Gabrielle Allen at Warner Bros/Reprise Records Publicity
(212) 707-3259/ Gabrielle.allen@wbr.com









Tidak ada komentar:
Posting Komentar